
INN | SIMALUNGUN – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 16/Pane Tonga jajaran Kodim 0207/Simalungun Pelda Aslen Simanjuntak memberikan materi Peraturan Baris Berbaris dan wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi SMPN-1 Siantar yang berlangsung di halaman sekolah dan di ruang kelas, Rabu (03/07/2019).
Pada kesempatan tersbut Pelda Aslen Simanjuntak memberikan materi Peraturan Baris Berbaris juga memberikan materi wawasan kebangsaan dimana Serka Supriyadin menjelaskan tentang kondisi Bangsa Indonesia yang saat ini sangat krisis tentang wawasan kebangsaan khususnya bagi para generasi muda penerus bangsa. Pemahaman dan aplikasi wawasan kebangsaan saat ini tidaklah seperti yang dulu-dulu dimana para pendahulu kita memiliki pemahaman tentang wawasan kebangsaan yang sangat tinggi, namun di jaman sekarang ini pemahaman tersebut sudah mulai luntur.
Ada 4 pilar NKRI yang sangat penting untuk dipahami oleh para siswa-siswi yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika serta 3 unsur pokok dalam wawasan kebangsaan yaitu rasa kebangsaan, paham kebangsaan dan semangat kebangsaan. Jika para siswa-siswi sudah memiliki rasa kebangsaan maka kita akan menjadi bangsa yang kuat, dihormati dan disegani diantara bangsa-bangsa di dunia. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan semangat kebersamaan, merasa senasib dan sepenanggungan untuk menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tercinta.
Kepala Sekolah SMPN-1 panei tongah sangat berterimakasih kepada Babinsa Koramil 16/pt yang dengan rutin setiap hari meluangkan waktu untuk memberikan kegiatan ekstrakurikuler kepada para siswanya. Kepala Sekolah juga menyampaikan bahwa tujuan mengikutkan muridnya dalam kegiatan ekstrakurikuler tersebut adalah untuk menambah wawasan kebangsaan serta menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada para muridnya tersebut. Setiap kegiatan yang diberikan oleh Babinsa di sekolah tersebut sangat mendapat respon positif dari kalangan siswa-siswi. Hal ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan dari siswa-siswi yang disampaikan pada saat sesi tanya jawab.(red/penrem 022/PT)

