

INN | ASAHAN – Komandan Kodim 0208/Asahan Letkol Inf Sri Marantika Beruh S.Sos yang diwakilkan oleh Kasdim 0208/Asahan Mayor Inf MN. Simanjuntak menerima kunjungan kerja Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) dari Inspektorat Kodam (Itdam) l/Bukit Barisan dalam rangka mewujudkan serta memelihara tata kelola keuangan Negara yang transparan dan akuntabel guna mendapatkan penilaian BPK RI terhadap laporan keuangan Kemhan/TNI di Lingkungan Korem 022/Pantai Timur salah satunya Kodim 0208/Asahan bertempat di Aula Makodim 0208/Asahan, Selasa (25/06/2019).
Pada kesempatan tersebut Kasdim menyampaikan ucapan selamat datang kepada Letkol Arh Hermansyah beserta rombongan selaku Tim Wasrik Itdam I/BB di Makodim 0208/Asahan pada dasarnya dalam penyelenggaraaan dan Pelaksanaan Program, Kodim 0208/Asahan telah berusaha untuk melaksakannya sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, namun demikian apabila dalam pemeriksaan nanti masih ditemukan hal yang kurang sesuai, mohon dapat untuk memberikan saran, masukan dan arahan untuk perbaikan lebih lanjut demi kebaikan satuan, ungkap Mayor Inf MN. Simanjuntak.
Letkol Arh Hermansyah selaku Ketua Tim Wasrik Itdam I/BB menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan dan pemeriksaan merupakan bagian dari Sistem Dalam Manajement Modern yang berfungsi sebagai pengendalian kegiatan dalam suatu organisasi, Hal ini penting dilakukan agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik dan benar serta akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk itu guna mewujudkan tata kelola keuangan Negara yang transparan dan akuntabel guna mendapatkan penilaian WTP dari BPK RI terhadap laporan keuangan Kemhan/TNI di lingkungan Kodam I/BB, Kodam I/BB melalui Itdam I/BB melaksanakan optimalisasi fungsi pengawasan melekat dan Pengawasan fungsional guna mendukung pelaksanaan Program dan anggaran. “Dengan Metode Wasrik yang dilakukan dengan pola Free Audit, Current Audit dan Post Audit bertujuan membantu satuan-satuan sehingga diperoleh pertanggungjawaban keuangan yang sesuai dengan akuntansi instansi yang meliputi sistem akuntansi keuangan BPK dan sistem informasi management dan akuntansi barang milik Negara (SIMAK BMN)”, pungkasnya.(red/penrem 022/PT)
